<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	>

<channel>
	<title>Semalam di Cianjur</title>
	<atom:link href="http://dobelden.blogdetik.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://dobelden.blogdetik.com</link>
	<description>Bercerita bertutur cianjuran</description>
	<pubDate>Tue, 06 Nov 2012 20:22:04 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.7</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Ingin Menemukan &#8220;PERMATA&#8221; di Antara &#8220;PASIR&#8221; Blogger Nusantara 2012</title>
		<link>http://dobelden.blogdetik.com/2012/11/05/ingin-menemukan-permata-di-antara-pasir-blogger-nusantara-2012/</link>
		<comments>http://dobelden.blogdetik.com/2012/11/05/ingin-menemukan-permata-di-antara-pasir-blogger-nusantara-2012/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 05 Nov 2012 13:45:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dobelden</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[BN2012]]></category>

		<category><![CDATA[Cianjur]]></category>

		<category><![CDATA[Pengalaman]]></category>

		<category><![CDATA[Renungan]]></category>

		<category><![CDATA[Umum]]></category>

		<category><![CDATA[Wisata]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dobelden.blogdetik.com/?p=34</guid>
		<description><![CDATA[
Pengalaman saya selama 7 tahunan sebagai blogger lumayan bikin saya kenyang dengan acara kopdar dan gathering blogger. Dulu sebelum banyak komunitas blogger-blogger regional terkadang saya gathering dengan blogger secara personal. Setelah semakin banyak dan hampir di semua kota punya komunitas blog, mereka sering mengadakan gathering, tentu saja saya juga gak mau ketinggalan, beberapa event yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://bloggernusantara.com/2012/"><img class="aligncenter" src="http://blogdetik.com/files/2012/11/b3df0552a6f9429a015a81c6bad29466_poster-blogger-nusantara-2012.jpg" alt="" width="400" height="564" /></a></p>
<p>Pengalaman saya selama 7 tahunan sebagai blogger lumayan bikin saya kenyang dengan acara kopdar dan gathering blogger. Dulu sebelum banyak komunitas blogger-blogger regional terkadang saya gathering dengan blogger secara personal. Setelah semakin banyak dan hampir di semua kota punya komunitas blog, mereka sering mengadakan gathering, tentu saja saya juga gak mau ketinggalan, beberapa event yang pernah saya ikuti diantaranya : Kegiatan Blogger Bekisar <a href="http://cahandong.org/" target="_blank">CahAndong</a> Yogyakarta, Acara Bebersih Bandung Komunitas <a href="http://batagor.net" target="_blank">Batagor</a> Bandung, terus Blogger Serayu (Komunitas Blogger Wonosobo), S.O.L.O ( Sharing Offline lan Online ) Komunitas <a href="http://bengawan.org" target="_blank">Bengawan</a> Solo, Amprokan <a href="http://bloggerbekasi.com" target="_blank">Blogger Bekasi</a>, dan banyak lagi. Tapi walau kenyang tadi, saya termasuk &#8220;rakus&#8221; dalam urusan Kopdar gini, soalnya walau eventnya sama [yaitu kopdar/gathering] agendanya juga beberapa punya benang merah sama [yaitu kumpul-kumpul. talkshow atau seminar, jalan-jalan dan bagi2 hadiah] tapi ditiap komunitas pasti punya keunikan sendiri-sendiri yang membuat saya gak pernah bosan dan selalu pengen terus nambah pengalaman kopdar saya.</p>
<p>Dalam pengalaman &#8220;ngopdar&#8221; kesana-kemari tersebut hampir semua acaranya seru dan menarik, tapi selalu ada satu kejadian yang menggelitik saya, yaitu &#8220;Penyakit&#8221; [tanda petik lho ini] para blogger. Lhoh apa itu?</p>
<p>Hmm.. begini, sebagai salah satu dari bagian komunitas yang aktif nulis dan berinteraksi di dunia maya tentu kita ga bisa lepas dari yang namanya internet, lebih khususnya blog, jejaring sosial, microblogging dan lain-lain. Fasilitas penunjang yaitu gadget seperti Laptop, HP, Smartphone dan media dokumentasi [kamera] membuat kita ga bisa lepas darinya. Masalahnya adalah kita yang keseharian udah berkutat dengan semua benda tersebut dan mengambil manfaatnya untuk menulis, berkomunikasi, berbagi, tapi kebiasaan &#8220;online&#8221; seperti itu tetap terbawa ketika kita sedang bertemu &#8220;offline&#8221;.</p>
<p><strong>Kenapa Hal itu sangat menggelitik saya??</strong></p>
<p>Pasti ada yang pernah mendengar istilah &#8220;<strong>Internet itu menjauhkan yang dekat dan mendekatkan yang jauh</strong>&#8220;. tanpa saya jelaskan pasti udah pada paham dengan kalimat tersebut. Sebenarnya saya termasuk orang yang pengen ketika dalam tatap muka offline kita bisa mengoptimalkan waktu ngumpul kita dengan saling mengakrabkan diri satu sama lain. Bukan berarti kita ga boleh pegang gadget-gadget kita, sah-sah aja kok apalagi di berbagai event ada salah satu agendanya adalah kontes liveblogging atau livetweet, tapi gak mungkin blogging ato ngtweet terus sepanjang acara kan?</p>
<p>Ini yang saya rasakan terlebih ketika membandingkan &#8220;era&#8221; blogger dulu dimana belom ada facebook dan twitter, ketika kita ngopdar walau mungkin hanya beberapa orang saja tapi bener-bener meninggalkan kesan yang mendalam. Walaupun sekedar ngopi dan ngobrol bareng, tapi justru disitu kita mendapat keakraban yang lebih, dan benar-benar memanfaatkan waktu bahwa inilah kesempatan tatap muka kita karena selama ini hanya bertatap maya. Benar-benar MENDEKATKAN YANG JAUH.<strong></strong></p>
<p>&#8220;Era&#8221; blogger sekarang yang udah di&#8221;manja&#8221;kan dengan kemajuan IT dimana orang udah sibuk facebook, twitter, BBM dan lain-lain. Seolah-olah aktifitas yang lain menjadi kurang menarik. Ketika ada event gathering orang yang nggak bisa melepaskan &#8220;ketergantungannya&#8221; membuat dia gak optimal ketika mendengarkan paparan pemateri, berinteraksi langsung atau partisipasi dalam kegiatan-kegiatan lain. Dan orang seperti ini adalah penggambaran dari &#8220;MENJAUHKAN YANG DEKAT&#8221;.</p>
<p>Jujur aja, dalam diri kita hampir semua punya &#8220;penyakit&#8221; seperti itu kan? termasuk saya sendiri hehe, cuman kadarnya beda-beda. Selama itu masih dalam taraf wajar ga masalah, saya sendiri juga sering livetweet kok, jadi buzzerpun no problem, tapi kalau udah yang parah saya kok merasa kasian ya, apa mereka benar-benar &#8220;menikmati&#8221; acaranya? apa dengan ambisi menang kontes livetweet misalnya, membuat kita jadi pasif dalam event itu sendiri? dengan tetep ber&#8221;online&#8221; ria ketika sedang offline, coba dimanage lah. <strong>Nah seandainya saya dapat kesempatan ke<a href="http://bloggernusantara.com/2012/" target="_blank"> BN2012</a> nih, saya akan mencari orang yang lepas dari &#8220;penyakit&#8221; itu</strong>. Yaitu peserta yang khusyuk mendengarkan pembicara, yang aktif dalam setiap kegiatan, yang akrab dengan peserta lain, baik itu yang udah lama atau baru dikenalnya, dan yang bisa membaur dengan siapa aja dalam segala kegiatan.</p>
<p>Kalau <strong>saya ketemu peserta tersebut</strong>[dan saya berharap benar-benar ketemu ] <strong>saya akan mengapresiasi dia dengan sesuatu yang istimewa</strong>. Apa itu? RAHASIA hihi, yang jelas hadiah ini menurut saya sangat istimewa, pasti bermanfaat dan eksklusif [jujur saya sendiri pengen memilikinya], tapi bukankah sunnah Nabi kalau kita bisa memberi apa yang kita cintai? <strong>dan ini sebagai bukti betapa saya appreciate banget buat orang itu</strong>.</p>
<p>Bisa ditebak, kalau dalam acara tersebut saya &#8220;sibuk sendiri&#8221; dengan mencari-cari &#8220;target&#8221; saya, pasti saya juga menjadi salah satu peserta yang ber&#8221;penyakit&#8221; tadi dong? ga fokus dalam ikut serta, makanya mungkin nanti saya akan minta bantuan panitia buat &#8220;curi-curi pandang&#8221; siapa &#8220;<strong>Permata diantara Pasir itu</strong>&#8221; hehe.</p>
<p>Kenapa dia saya anggap permata? Begini, saya aktif mengikuti event kesana-kemari dari masa ke masa dan sudah paham kita perkembangannya, ada salah satu yang saya simpulkan adalah<strong> terkadang adanya pengkotak-kotakkan peserta. </strong>Dan itu terjadi secara natural aja, accidental, bukan diatur oleh panitia atau peserta itu sendiri. Contoh gini, peserta yang sama-sama interest di grafis biasanya mereka ngumpul hanya sesama pecinta grafis, yang pada pake kamera bagus-bagus mereka ngumpul sendiri, yang paling umum sih yang latar belakangnya dari komunitas yang sama dan contoh lainnya. SALAH? sama sekali TIDAK, manusiawi kok, makanya saya bilang <strong>Pengkotakan itu akhirny terjadi secara &#8220;natural&#8221; aja. </strong>Makanya seandainya saya menemukan peserta yang &#8220;Luar Biasa&#8221; tadi, saya anggep dia istimewa. <strong>Dia pasti punya semangat membaur, semangat bersatu, semangat berperan aktif dan benar-benar berniat mengambilÂ  manfaat sebanyak-banyaknya dari event ini.</strong></p>
<p>lhah kalau seandainya ga ada peserta yang kayak gitu gimana? [moga aja enggak sih]. Ya terpaksa hadiah ini buat saya sendiri [*gubrak*], sah dong, thoh yang saya cari ga ada dan sayapun pengen punya ini barang, saya juga punya niat seperti &#8220;peserta tadi&#8221; hehe. makanya disini saya akan minta bantuan panitia biar objektif, dan biar ga &#8220;balik gondok&#8221; [istilah jawa], yaitu barang yang dikasih diminta lagi sama yang punya *kok saya jadi ga sabar ya pengen ketemu orang tersebut* eh kalo peserta yang dimaksud lebih dari satu gimana? padahal hadiah kan cuma satu? Nanti akan kita pilih yang the best.. <img src='http://dobelden.blogdetik.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Oh ya, dalam berbagai kegiatan beberapa kali saya mengalami &#8220;kevakuman&#8221; agenda. Memang di dunia ini ga ada yang sempurna, termasuk ketika kita sudah menyusun program sedemikian rupa, tapi ketika pada saat acara ga sesuai dengan yang diprediksikan. entah itu molor, peserta ga tertib, tiba-tiba listrik mati, miss communication, dan lain-lain yang biasanya sedikit menjadi kendala jalannnya acara. terlebih yang berkaitan dengan waktu dan biasanya kalo kejadian seperti ini panitia stress, peserta boring [beberapa kali lho saya ngalami].</p>
<p>Dan seandainya hal itu terjadi ketika BN2012 gimana? Tiba-tiba saya punya ide gila, yaitu mau jadi relawan, Relawan apa? perasaan ga ada yang butuh bantuan hehe, saya mau jadi <strong>RELAWAN GAME. </strong>Ketika ada jeda, kevakuman ato misal ada kejenuhan dan capek, pasti kita semua butuh penyegaran, ga efektif kalau cuman dengan minum air dingin, perlu refreshing dengan bermain. Game seperti apa? ada dehhh, yang jelas ini *lagi-lagi* perlu koordinasi dengan panitia BN2012 , ga ribet kok yang jelas pasti asik.</p>
<p>Itulah tadi beberapa keinginan saya seandainya saya dapat kesempatan <a href="http://blogdetik.com/2012/11/04/mau-tiket-pesawat-gratis-untuk-hadir-di-bn2012/" target="_blank">Tiket Gratis dari BLOGdetik</a>, semoga aja kesampaian. Selama ini kan saya HANYA mengikuti event-event yang terjangkau jarak dan waktu sesuai kondisi saya, masih seputaran pulau Jawa.</p>
<p>Sudah sejak lama sebenarnya saya pengen &#8220;melanglang buana&#8221; kopdar keluar pulau jawa, tapi selalu saja ada kendala termasuk ketika ada event Blogger Nusantara 2011 saya tidak bisa turut serta karena situasi dan kondisi saat itu tidak memungkinkan untuk hadir. Padahal semangat itu selalu menyala, apalagi beberapa hari yang lalu saya mendapat sms dari teman saya <a href="http://sangnanang.wordpress.com/">Mas Nanang</a>, dedengkot <a href="http://pendekartidar.org" target="_blank">pendekartidar</a> [Komunitas Blogger Magelang] yang notebene sering jadi partner saya dalam mengikuti gathering-gathering tadi, beliau bertanya begini <em>&#8220;ada niat ikut <a href="http://bloggernusantara.com/2012/" target="_blank">BN2012</a> ga?&#8221; </em>terus terang saya langsung GR, kayaknya ada yang niat mau &#8220;ngebosi&#8221; nih hehe, dan saya jawab dengan jujur kalau niat selalu ada, dari tahun kemarin juga. Apalagi undangan dari panitia BN2012 ke Komunitas saya [<a href="http://pendekartidar.org" target="_blank">Pendekar Tidar</a>] juga sampai di email saya. Tapi ga tahu apakah pada hari H situasi cukup &#8220;kondusif&#8221; buat saya untuk berangkat. Dan kata beliau lagi nyariin tiket-tiket murah, dan sejak itu belum ada kabar lagi.. <img src='http://dobelden.blogdetik.com/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Harapan itu muncul lagi ketika ada kontes dari <a href="http://blogdetik.com" target="_blank">BLOGdetik</a> ini. Sekarang sejak 2thn ini di Cianjur, saya sedang menggiatkan kembali program memasyarakatkan blog dikota kelahiran saya ini terutama dikalangan pelajar dan memperkenalkan platform <a href="http://blogdetik.com" target="_blank">BLOGdetik</a> [karena lebih <em>userfriendly</em> dan fasilitasnya memudahkan kita buat interaksi dengan blogger yang lain]. Cianjur baik sebagai sebuah sebuah kota kabupaten maupun bloggernya belum begitu terdengar gaungnya, akan saya angkat sedikit demi sedikit biar terkenal dan berjaya seperti kota-kota lain termasuk seperti kota Makassar. Dengan event BN2012 adalah kesempatan saya mengenalkan Cianjur se NUSANTARA. Apalagi langsung dari INDONESIA TIMUR!! Yey&#8230; <em>Hope that dream comes true.</em></p>
</fieldset>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dobelden.blogdetik.com/2012/11/05/ingin-menemukan-permata-di-antara-pasir-blogger-nusantara-2012/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Perawatan Kulit Tubuh Juga Penting Buat Seorang Ibu</title>
		<link>http://dobelden.blogdetik.com/2012/10/28/pentingnya-perawatan-tubuh-pada-malam-hari/</link>
		<comments>http://dobelden.blogdetik.com/2012/10/28/pentingnya-perawatan-tubuh-pada-malam-hari/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 28 Oct 2012 23:38:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dobelden</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<category><![CDATA[perawatan kulit tubuh malam hari]]></category>

		<category><![CDATA[Citra Night Whitening]]></category>

		<category><![CDATA[mulberry]]></category>

		<category><![CDATA[Minyak Biji anggur]]></category>

		<category><![CDATA[body lotion]]></category>

		<category><![CDATA[bahan alami]]></category>

		<category><![CDATA[rumah cantik citra]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dobelden.blogdetik.com/?p=28</guid>
		<description><![CDATA[

Menjadi seorang istri dan seorang ibu adalah sebuah babak dalam hidup yang memang harus dilalui [hampir] semua wanita, bahkan diimpikan. Termasuk saya. Bahkan saya terlalu menikmati menjadi istri dan ibu saya sampai lupa terhadap kepentingan pribadi. Menjadi istri dan ibu itu luar biasa. Kita melakukan apa saja, menyerahkan semua pikiran tenaga kita untuk orang yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align: center">
<p class="MsoNormal" style="text-align: center"><a class="alignnone" title="Kontes Blog Citra" href="http://rumahcantikcitra.blogdetik.com/" target="_blank"><img src="http://rumahcantikcitra.blogdetik.com/files/2012/10/f66787376538f99a3e50657270090756_banner-kontesblog-citra.gif" alt="" /></a></p>
<p class="MsoNormal">Menjadi seorang istri dan seorang ibu adalah sebuah babak dalam hidup yang memang harus dilalui [hampir] semua wanita, bahkan diimpikan. Termasuk saya. Bahkan saya terlalu menikmati menjadi istri dan ibu saya sampai lupa terhadap kepentingan pribadi. Menjadi istri dan ibu itu luar biasa. Kita melakukan apa saja, menyerahkan semua pikiran tenaga kita untuk orang yang kita cinta yaitu suami dan anak. Hidup kita untuk mereka. Tapi kadang saking kita ÃÂÃÂpeduli terhadap orang yang paling kita sayang, kita jadi lupa terhadap kepedulian diri. Paling tidak itu terjadi pada saya. Saya lupa untuk mengurus diri saya sendiri termasuk urusan perawatan diri.</p>
<p class="MsoNormal">Tadinya saya berpikir ketika saya mementingkan keluarga [khususnya suami dan anak] yang lainnya menjadi tidak penting. Ternyata saya salah banget. Ketika dampak itu mulai saya alami akibatnya, saya baru menyadari bahwa apa yang saya pikirkan tadi salah. Peduli terhadap diri sendiri juga penting, sangat penting.</p>
<p class="MsoNormal">Dengan kesibukan saya mengurus anak dan suami saya lupa mengurus sendiri, lupa perawatan. alhasil saya kusut kucel dan kusam terutama pada kulit dan wajah. Ini fakta, terlebih setelah berbulan-bulan lamanya. Ketika saya hamil mungkin saya masih belum disibukkan urusan keluarga jadi saya masih bisa merawat diri. Tapi ketika baby udah lahir, semua waktu tersita, bahkan mengurus sendiri sampe ga sempat. Untuk perawatan sekedar pakai <a href="http://rumahcantikcitra.co.id" target="_blank">body lotion</a> untuk menjaga kelembapan kulit tubuh saya lupa, apalagi untuk perawatan yang lebih-lebih seperti lulur masker, krimbat, wax, dll. [buat saya itu penting hehe].</p>
<p class="MsoNormal">Bukan, bukan salah kita menjadi seorang ibu trus jadi ga punya waktu merawat diri. Saya nemu kunci dari masalah dan gimana solusinya. Letak masalah saya diantaranya adalah :</p>
<ol>
<li>Waktu yang kurang. Aktivitas siang adalah waktu untuk mengurus anak yang masih balita.</li>
<li>Adaptasi tempat baru. Dulu saya tinggal di Temanggung yang dingin, sekarang pindah ke Cianjur yang panas. Kulit cepat kering, dan wajah menjadi lebih kusam dan berminyak.</li>
<li>Menjadi ibu yang sedang tahap menyusui, segala yang masuk ke dalam tubuh harus dijaga, yaitu makanan dan juga kosmetik. Tidak bisa sembarangan, dan harus dari <a href="http://rumahcantikcitra.co.id" target="_blank">bahan alami</a>.</li>
<li>Karena saya sekarang murni sebagai ibu rumah tangga, tidak punya penghasilan sendiri harus bisa membatasi segala pengeluaran, dan menimbang mana-mana yang penting dan juga terjangkau. hehe *curcol*</li>
</ol>
<p class="MsoNormal">
<p><div id="attachment_31" class="wp-caption alignleft" style="width: 235px"><img class="size-medium wp-image-31" src="http://dobelden.blogdetik.com/files/2012/10/568f0405563fe58178982ede342a2aff_imag1201_578x768-225x300.jpg" alt="Lotion Citra Kesayangan Saya" width="225" height="300" /><p class="wp-caption-text">Lotion Citra Kesayangan Saya</p></div></p>
<p>Poin yang pertama ternyata kesalahan ada pada management waktu. Yup, akhirnya saya siasati untuk <a href="http://rumahcantikcitra.co.id" target="_blank">merawat tubuh saya terutama bagian kulit pada malam hari</a> ketika anak sudah tidur. Yang paling rutin saya lakukan adalah minimal mengoles <a href="http://rumahcantikcitra.co.id">hand-body lotion</a> pada kulit tangan dan kaki saya, yang saya gunakan adalah <a href="http://rumahcantikcitra.co.id">lotion</a> yang bertahun-tahun sudah saya pakai yaitu <a href="http://rumahcantikcitra.co.id">Citra Bengkoang</a>. Dan sungguh &#8216;kuper&#8217;nya saya ketika belakangan di sebuah toko saya nemu <a href="http://rumahcantikcitra.co.id">Citra Night Whitening</a>. Whoalaaa&#8230;.ÃÂÃÂ  saya merasa ketemu jodoh [lagi]. kemana aja saya?</p>
<p class="MsoNormal">Betapa tidak, dengan hadirnya <a href="http://rumahcantikcitra.co.id" target="_blank">Citra Night Whitening</a> ini, teryata ga cuman menjadi solusi buat masalah saya yang pertama, tapi juga keempat-empatnya sekaligus! Yang bikin saya surprise lagi adalah <a href="http://rumahcantikcitra.co.id">Citra Night</a> ini mengandung <a href="http://rumahcantikcitra.co.id" target="_blank">minyak biji anggur</a> dan <a href="http://rumahcantikcitra.co.id">mulberry</a> dimana saya udah lama banget tau khasiatnya. <a href="http://rumahcantikcitra.co.id">Minyak biji anggur</a> yang saya tau bagus buat kelembaban kulit, mengencangkan, mencerahkan dan membuat kulit bercahaya, serta bisa mencegah jerawat. Baru tau ya? Sekarang siapa yang kuper hehe.. dan hebatnya lagi diam-diam <a href="http://rumahcantikcitra.co.id">minyak biji anggur</a> bisa juga dijadiin obat jamur pada kulit.</p>
<p class="MsoNormal"><a href="http://rumahcantikcitra.co.id">Minyak biji anggur</a> ini juga dikenal sebagai tabir surya yang bagus. cling! Masalah poin dua saya langsung beres. Saya jadi lumayan tenang sekarang tinggal di daerah panas, dan sepertinya <a href="http://rumahcantikcitra.co.id">Citra dengan ekrak minyak biji anggur</a> ini emang cocok dipake buat orang-orang yang tinggal di daerah tropis kayak kita [ga peduli cewek ato cowok]. Tabir suryanya ternyata bisa meminimalisisr efek negatif sinar matahari yang dapat menyebabkan meningkatnya resiko kanker kulit. [wowww.. *koprol*]. jadi walo judulnya &#8216;night&#8217; tapi bagus juga kok dipake siang hari.</p>
<p class="MsoNormal">Selain <a href="http://rumahcantikcitra.co.id">minyak biji anggur</a>, dalam <a href="http://rumahcantikcitra.co.id">Citra Night Whitening </a>ini juga mengandung ekstrak <a href="http://rumahcantikcitra.co.id">mulberry</a>. Buah yang selalu saya makan dari kecil [karena pohonnya ada di depan rumah saya persis] ternyata mengandung banyak manfaat untuk kulit sebagai anti-aging, mencegah kerutan, dan vitamin. Assikkk&#8230; bisa lebih awet muda nih hihi. Kali ini saya yang kuper karena baru tau hehe,, <a href="http://rumahcantikcitra.co.id">bahan-bahan yang sudah jelas alami</a> ini otomatis menjawab permasalahan saya untuk poin ketiga. Pantes saja orang tua dari dulu menyarankan saya buat rajin mengkonsumsi <a href="http://rumahcantikcitra.co.id">mulberry</a> di depan rumah. Katanya bagus buat kesehatan. Terjawab sudah.</p>
<p class="MsoNormal">Makanya ketika saya ketemu &#8220;jodoh&#8221; ÃÂ saya ini, saya ga ragu buat membelinya. Saya kebetulan membeli <a href="http://rumahcantikcitra.co.id">Citra Night Whitening</a> kemasan 120 ml dengan harga 10.000 aja. Terjangkau banget, soalnya beberapa waktu lalu saya membeli ekstrak minyak biji anggur dengan harga diatas lima puluh ribu [ditambah bonus pelototan dari suami <img src='http://dobelden.blogdetik.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /> ]. Poin keempat beres, karena suami tersenyum kantongnya aman, dan saya juga bahagia karena bisa mendapatkan ekstrak <a href="http://rumahcantikcitra.co.id">minyak biji anggur</a> dan <a href="http://rumahcantikcitra.co.id">mulberry</a> dalam satu kemasan sekaligus.</p>
<p class="MsoNormal">Dan kejutan menyenangkan lain dari <a href="http://rumahcantikcitra.co.id">Citra</a> ini ternyata masih banyak sodara. Sebagai ibu yang setahun lalu melahirkan, saya terganggu dengan bekas <em>strechmark</em> pada perut yang masih blom ilang bekasnya sampe sekarang. Dan <a href="http://rumahcantikcitra.co.id">Citra</a> membantu saya dalam menghilangkan sedikit demi sedikit.. yang penting saya rutin dan pasti akan membuahkan hasil [ini bocoran dari salah satu khasiat minyak biji anggur yang saya baca].</p>
<p class="MsoNormal">
<p><div id="attachment_32" class="wp-caption alignright" style="width: 235px"><img class="size-medium wp-image-32" src="http://dobelden.blogdetik.com/files/2012/10/288be6d2cd216f681f42dd21e247bc4e_imag1200_578x768-225x300.jpg" alt="memang niat narsis :D" width="225" height="300" /><p class="wp-caption-text">memang niat narsis :D</p></div></p>
<p>Dan karena <a href="http://rumahcantikcitra.co.id">perawatan malam</a> tidak hanya pada penggunaan <a href="http://rumahcantikcitra.co.id">body lotion</a> saja, biasanya beberapa hari sekali saya melakukan masker wajah dan mencukur bulu kaki [buka kedok]. Ketika sedang masker wajah, biasanya pada lingkar mata saya menggunakan irisan ketimun, tapi kini cukup dioles dengan<a href="http://rumahcantikcitra.co.id"> Citra Night Whitening</a> ternyata bisa juga membantu karena <a href="http://rumahcantikcitra.co.id">minyak biji anggurnya </a>berkhasiat menyamarkan warna hitam pada lingkar mata. Ga harus cari ketimun deh sekarang. Dan ketika saya cukur, saya menggunakan<a href="http://rumahcantikcitra.co.id"> lotion</a> ini sebagai krim dan hasilnya enak banget..muluss..</p>
<p class="MsoNormal">Sekarang saya menikmati malam-malam saya karena itu adalah momen saya memanjakan diri. Memanjakan kulit dan tubuh saya dimana pada saat malam hari semua bagian tubuh saya sedang rileks dan melakukan peremajaan, sehingga semua yang saya pakai bisa bekerja dengan optimal dan hasil yang terbaik. Cerdas sekali ya.. [saya ato citranya ya? <img src='http://dobelden.blogdetik.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> ] yang bikin saya semakin tenang adalah gaya hidup sekarang yang rawan radikal bebas mendorong orang-orang *termasuk saya* untuk back to nature akhirnya terbantu dengan hadirnya <a href="http://rumahcantikcitra.co.id">Citra Night Whitening</a> yang mengandung <a href="http://rumahcantikcitra.co.id">bahan alami </a>dan tentunya berkualitas.</p>
<p class="MsoNormal">Dan&#8230;.Semua kembali pada prinsip awal yaitu untuk memberikan yang terbaik untuk suami dan anak saya. Kalau saya ga kusam lagi dan <a href="http://rumahcantikcitra.co.id">cantik </a>pasti suami seneng. Karena <a href="http://rumahcantikcitra.co.id">cantik</a> itu tidak hanya milik remaja-remaja kincling, tapi ibu-ibu seperti saya juga wajib <a href="http://rumahcantikcitra.co.id">cantik.</a> Walopun saya udah ga bisa bebas &#8216;berkliaran&#8217; dan meluangkan waktu buat jalan-jalan, mengunjungi <a href="http://rumahcantikcitra.co.id">Rumah Cantik Citra</a>,<span> </span>kenapa nggak bikin <a href="http://rumahcantikcitra.co.id">rumah cantik citra</a> dirumah kita sendiri, ya nggak? Seperti saya.. <a href="http://rumahcantikcitra.co.id">perawatan malam hari</a> ga cuman dibantu dengan <a href="http://rumahcantikcitra.co.id">Citra Night Whitening</a>, tapi juga dengan <a href="http://rumahcantikcitra.co.id">Citra Day-Night Cream</a> untuk perawatan wajah pada siang dan malam hari. Hadirkan <a href="http://rumahcantikcitra.co.id">Rumah Cantik Citra</a> dirumahmu sendiri. <img src='http://dobelden.blogdetik.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
<p><div id="attachment_30" class="wp-caption aligncenter" style="width: 242px"><img class="size-medium wp-image-30" src="http://dobelden.blogdetik.com/files/2012/10/c83c00cfd2867080e054679aba1a738c_imag1195_578x768-232x300.jpg" alt="c83c00cfd2867080e054679aba1a738c_imag1195_578x768" width="232" height="300" /><p class="wp-caption-text">Citra Day-Night Cream</p></div></p>
<p>sumber gambar : foto pribadi</p>
<p>sumber referensi :</p>
<p>&nbsp;<a href="http://www.republika.co.id/berita/gaya-hidup/info-sehat/12/07/24/m7notu-tiga-manfaat-anggur-untuk-kecantikan" title="http://www.republika.co.id/berita/gaya-hidup/info-sehat/12/07/24/m7notu-tiga-manfaat-anggur-untuk-kecantikan" target="_blank">http://www.republika.co.id/berita/gaya-h&#8230;</a></p>
<p>&nbsp;<a href="http://endanesia.com/content/view/76/56/" title="http://endanesia.com/content/view/76/56/" target="_blank">http://endanesia.com/content/view/76/56/</a></p>
<p>&nbsp;<a href="http://rumahcantikcitra.co.id" title="http://rumahcantikcitra.co.id" target="_blank">http://rumahcantikcitra.co.id</a></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: center">
<p class="MsoNormal">
</fieldset>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dobelden.blogdetik.com/2012/10/28/pentingnya-perawatan-tubuh-pada-malam-hari/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Heritage blog dibulan blogger</title>
		<link>http://dobelden.blogdetik.com/2012/10/05/heritage-blog-di-bulan-blogger/</link>
		<comments>http://dobelden.blogdetik.com/2012/10/05/heritage-blog-di-bulan-blogger/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 05 Oct 2012 04:46:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dobelden</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Pengalaman]]></category>

		<category><![CDATA[Umum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dobelden.blogdetik.com/?p=27</guid>
		<description><![CDATA[Saya perhatikan sebenarnya blog-blog dari tahun ke tahun semakin variatif dan banyak bermunculan, perkara banyak datang dan pergi dalam mengelola blog itu sudah suatu yang lumrah.
Microblogging seperti twitter memang sedikit banyak mempengaruhi konsistensi dalam mengupdate konten blog, karena sering kita jumpai ketika beropini panjang lebar dikemas dengan #Kultwit sampe 50-100 twit, yang sebenarnya bila dituangkan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Saya perhatikan sebenarnya blog-blog dari tahun ke tahun semakin variatif dan banyak bermunculan, perkara banyak datang dan pergi dalam mengelola blog itu sudah suatu yang lumrah.</p>
<p>Microblogging seperti twitter memang sedikit banyak mempengaruhi konsistensi dalam mengupdate konten blog, karena sering kita jumpai ketika beropini panjang lebar dikemas dengan #Kultwit sampe 50-100 twit, yang sebenarnya bila dituangkan dalam tulisan sudah bisa menjadi satu tulisan menarik.</p>
<p>Oh ya ada yang ingat kalau bulan ini ada ultah blogger indonesia? akan adakah pesta itu digelar kembali, atau meredup seiring meredupnya semangat para penggiat awal dunia perblog-an indonesia?</p>
<p>Jujur sih saya senang pada masa-masa ketika blogwalking adalah kegiatan mengasyikan dan blogroll selalu terisi posting-postingan terbaru.</p>
<p>Saya melihat dengan blogger beralih kebanyak penyedia platform blogging, memberikan kesan kunjungan itu akan banyak didapat dari search engine dan dari notifikasi new posting via twitter bila blog kita disindikasi dgn twitter bukan dari blogwalking, karena ketika saya blogwalking diblog temen2 yang ada di dobelden.wp saja, bisa dipastikan blog2 itu sudah jadi Heritage Blog dan tanpa ada pemberitahuan apakah pemilik blog berpindah rumah atau memang rumah sengaja ditinggalkan tanpa pengurus.</p>
<p>Kalau memimpikan blogwalking menjadi suatu kegiatan rutin lagi tar ada yang nyebut gak move on lagi hehe, atau sebenarnya saya sendiri yang suda malas blogwalking sehingga tidak ada kunjungan balik hihi..</p>
<p>Ah yang penting nunggu pesta blogger 2012 *eh</p>
</fieldset>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dobelden.blogdetik.com/2012/10/05/heritage-blog-di-bulan-blogger/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Buruh Outsource yang merana</title>
		<link>http://dobelden.blogdetik.com/2012/10/03/buruh-outsource/</link>
		<comments>http://dobelden.blogdetik.com/2012/10/03/buruh-outsource/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 03 Oct 2012 18:19:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dobelden</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Pengalaman]]></category>

		<category><![CDATA[Renungan]]></category>

		<category><![CDATA[Umum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dobelden.blogdetik.com/?p=26</guid>
		<description><![CDATA[3 Oktober 2012 terjadi demo besar-besaran para buruh yang ini tuntutan mereka &#160;adalah dihapuskan sistem outsource pada pekerja dan KHL yang sesuai aturan.
Kata cak imin :&#160;&#8220;Semua pelaksanaan outsourcing harus mengacu pada pelaksanaan UU No 13 (UU No 13 tahun 2003 tentang ketenagakerjaan) yaitu bahwa yang boleh dilakukan oursourcing hanya pekerjaan tambahan, bukan pokok. Sehingga pekerjaan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>3 Oktober 2012 terjadi demo besar-besaran para buruh yang ini tuntutan mereka &#160;adalah dihapuskan sistem outsource pada pekerja dan KHL yang sesuai aturan.</p>
<p>Kata cak imin :&#160;<span>&#8220;Semua pelaksanaan outsourcing harus mengacu pada pelaksanaan UU No 13 (UU No 13 tahun 2003 tentang ketenagakerjaan) yaitu bahwa yang boleh dilakukan oursourcing <strong>hanya pekerjaan tambahan, bukan pokok</strong>. Sehingga pekerjaan inti tidak boleh di-outsourcing-kan&#8221; </span></p>
<p>Pekerjaan tambahan yang boleh di outsource ada lima jenis,&#160;<span>Kelima pekerjaan itu adalah </span><em>cleaning service</em><span>, keamanan, transportasi, </span><em>catering</em><span>, dan pekerjaan penunjang pertambangan.</span></p>
<p><span>Secara aturan seperti itu, tetapi emang prakteknya susah, seperti yang dilakukan oleh salahsatu BUMN Telekomunikasi, Karyawan outsourcenya dikontrak oleh Koperasi Pegawai dan dipekerjakan di Perusahaan ini, mulai dari Tenaga Sales, Customer Service, Technical Support, OB, dan Security, Pekerjaan inti yang dipegang oleh karyawan organik BUMN itu ya hanya level Supervisi keatas. </span></p>
<p><span>Selain Outsource tenaga kerja, perusahaan itu juga mengoutsource Hardware ( PC, laptop, Printer, Copier Machine ) dari anak perusahaan sendiri, jika ada tender pengadaan barang dari pelanggan juga akan ada anak perusahaan lain yang menggarap, dan disemua anak perusahaan pun ada tenaga outsourcenya.</span></p>
<p><span>Kalau Pemerintah mau serius menerapkan UU yang mereka buat, silahkan berlakukan aturan itu pada BUMN-BUMN yang ada, baru diterapkan dan ditekankan ke Perusahaan Swasta. Pola Outsource yang dilakukan BUMN menurut saya sudah seharusnya dihapuskan kecuali yang 5 point seperti yang tersebut diatas.</span></p>
<p><span>Dari sisi buruh juga emang harus dipikirkan adalah apakah tuntutan kita untuk kebutuhan biaya hidup atau gaya hidup, karena untuk tuntutan biaya hidup tapi sebenarnya adalah gaya hidup tentu gaji berapapun akan merasa tidak cukup jika gaya hidup mewah yang kita perturutkan dengan tidak menimbang pemasukan.</span></p>
<p><span>Mungkin bisa juga dipikirkan adalah kata2 buruh itu dihilangkan dalam sistem ketenagakerjaan kita, misal dirubah menjadi mitra kerja atau rekanan, dan ada satu lembaga pemerintah yang concern mencetak para pengusaha dan mitra pengusaha yang merasa memiliki perusahaan tempat dia mencari nafkah.</span></p>
<p>Semoga segala tuntutan buruh bisa menghasilkan win-win solution untuk kebaikan bersama.</p>
<p>aminn&#8230;</p>
</fieldset>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dobelden.blogdetik.com/2012/10/03/buruh-outsource/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Konglomerasi membabi buta</title>
		<link>http://dobelden.blogdetik.com/2012/07/04/konglomerasi-membabi-buta/</link>
		<comments>http://dobelden.blogdetik.com/2012/07/04/konglomerasi-membabi-buta/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 04 Jul 2012 13:24:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dobelden</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Renungan]]></category>

		<category><![CDATA[Umum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dobelden.blogdetik.com/?p=25</guid>
		<description><![CDATA[Mengerikan atau menggiurkan ya melihat perkembangan konglomerasi di indonesia? monopoli usaha atau bisnis dengan jaringan preman (seragam/tanpa seragam).
Kalau saya amati dari twitnya @Triomacan2000 yang banyak diragukan atau diamini oleh banyak orang, konglomerasi sekarang sudah dikuasai minimal oleh 3 elemen.
Saya jadi inget jaman soeharto ( masih cilik sih ) semua lini koordinasi itu terpegang dengan kuat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Mengerikan atau menggiurkan ya melihat perkembangan konglomerasi di indonesia? monopoli usaha atau bisnis dengan jaringan preman (seragam/tanpa seragam).</p>
<p>Kalau saya amati dari twitnya @Triomacan2000 yang banyak diragukan atau diamini oleh banyak orang, konglomerasi sekarang sudah dikuasai minimal oleh 3 elemen.</p>
<p>Saya jadi inget jaman soeharto ( masih cilik sih ) semua lini koordinasi itu terpegang dengan kuat dan terstruktur, penguasaan aset itu dikoordinir langsung oleh pusat, dan TERKENDALI.</p>
<p>Sekarang? seorang Presiden pun tak berdaya, dikangkangi oleh lembaga yang bernama DPR , dan stigma di masyarakat udah jadi sarangnya para koruptor, mau bukti? silahkan merujuk saja ke Google, dijamin akan tepok jidat.</p>
<p>Konglomerasi oh Konglomerasi</p>
</fieldset>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dobelden.blogdetik.com/2012/07/04/konglomerasi-membabi-buta/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Duka Korban Sukhoi Gunung Salak</title>
		<link>http://dobelden.blogdetik.com/2012/05/12/duka-korban-sukhoi-gunung-salak/</link>
		<comments>http://dobelden.blogdetik.com/2012/05/12/duka-korban-sukhoi-gunung-salak/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 12 May 2012 06:11:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dobelden</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Renungan]]></category>

		<category><![CDATA[Umum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dobelden.blogdetik.com/?p=24</guid>
		<description><![CDATA[Kejadian mengerikan terkait musibah Kecelakaan Sukhoi Super Jet 100 di gunung salak membuat bulu kuduk ini bergidig, apalagi terkait informasi kecepatan pesawat saat menabrak tebing adalah 800 KM/Jam  karena terjatuh dari motor dengan kecepatan 40 KM/Jam aja sudah serasa remuk redam tak karuan.. Astaghfirullah.
Terkait dengan issue soal keangkeran Gunung Salak, yang utama adalah ketika [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><div class="wp-caption aligncenter" style="width: 470px"><img src="http://aviation-safety.net/database/type/photos/SU-100.jpg" alt="SSJ 100" width="460" height="314" /><p class="wp-caption-text">SSJ 100</p></div></p>
<p>Kejadian mengerikan terkait musibah Kecelakaan Sukhoi Super Jet 100 di gunung salak membuat bulu kuduk ini bergidig, apalagi terkait informasi kecepatan pesawat saat menabrak tebing adalah 800 KM/Jam <img src='http://dobelden.blogdetik.com/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' /> karena terjatuh dari motor dengan kecepatan 40 KM/Jam aja sudah serasa remuk redam tak karuan.. Astaghfirullah.</p>
<p>Terkait dengan issue soal keangkeran Gunung Salak, yang utama adalah ketika Allah sudah menentukan takdir akhir seseorang memang tidak ada yang bisa mencegah dan menundanya, walaupun tetap kita sebagai manusia diwajibkan untuk ikhtiar menghindari.</p>
<p>Turut berduka cita yang sangat dalam atas tragedi ini, Semoga Korban Sukhoi diterima arwahnya di Sisi Allah dan Khusnuh Khotimah.</p>
<p>Aminn..</p>
</fieldset>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dobelden.blogdetik.com/2012/05/12/duka-korban-sukhoi-gunung-salak/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Nasi Liwet Cianjur</title>
		<link>http://dobelden.blogdetik.com/2012/01/29/nasi-liwet-cianjur-daun-pisang/</link>
		<comments>http://dobelden.blogdetik.com/2012/01/29/nasi-liwet-cianjur-daun-pisang/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 29 Jan 2012 18:29:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dobelden</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Cianjur]]></category>

		<category><![CDATA[Kuliner]]></category>

		<category><![CDATA[Pengalaman]]></category>

		<category><![CDATA[Umum]]></category>

		<category><![CDATA[Wisata]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dobelden.blogdetik.com/?p=15</guid>
		<description><![CDATA[Saya teringat antusias kakak sepupu yang kerja di Ikan Bakar Cianjur cab. Cipete, gimana nasi liwet cianjur ukurang 1 liter dan 1,5 liter bisa laris manis dan kalau mau beli harus order dulu karena disajikan dalam posisi panas fresh from kitchen, dengan harga 50 rb / castrol ( media untuk ngeliwet ) bagi saya termasuk [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Saya teringat antusias kakak sepupu yang kerja di Ikan Bakar Cianjur cab. Cipete, gimana nasi liwet cianjur ukurang 1 liter dan 1,5 liter bisa laris manis dan kalau mau beli harus order dulu karena disajikan dalam posisi panas fresh from kitchen, dengan harga 50 rb / castrol ( media untuk ngeliwet ) bagi saya termasuk harga yang tinggi.</p>
<p>Karenanya, daripada jauh2 pesen ke cipete dan sampai kesini sudah dingin, akhirnya saya punya ide untuk membuat nasi liwet sendiri dan dimakan lebih natural yaitu diatas daun pisang yang digelar dan dimakan berjamaah ( mayor - bahasa sunda , kepungan - bahasa jawa )</p>
<p><div id="attachment_16" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><img class="size-medium wp-image-16" src="http://dobelden.blogdetik.com/files/2012/01/nasidaunpisang-300x224.jpg" alt="nasidaunpisang" width="300" height="224" /><p class="wp-caption-text">Nasi Liwet Daun Pisang</p></div></p>
<p style="text-align: left">Jadilah dengan modal 50 rb saya ke pasar dan belanja-belanja untuk menu pelengkap liwet yaitu :</p>
<p>1. Ikan asin 1 ons</p>
<p>2. Tempe dan Oncom / tempe gembos ( oncom cianjur punya warga dan rasa yg lebih khas )</p>
<p>3. Lalapan ( Terong, <a href="http://dobelden.wordpress.com/2009/12/07/jengkol-dan-petai/" target="_blank">Petai</a>, Rendeu dan poh-pohan )</p>
<p><div id="attachment_17" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><img class="size-medium wp-image-17" src="http://dobelden.blogdetik.com/files/2012/01/rendeu-300x224.jpg" alt="rendeu" width="300" height="224" /><p class="wp-caption-text">Lalapan Reundeu</p></div></p>
<p><div id="attachment_18" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><img class="size-medium wp-image-18" src="http://dobelden.blogdetik.com/files/2012/01/pohpohan-300x224.jpg" alt="pohpohan" width="300" height="224" /><p class="wp-caption-text">Lalapan Pohpohan</p></div></p>
<p><div id="attachment_19" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><img class="size-medium wp-image-19" src="http://dobelden.blogdetik.com/files/2012/01/petairebus-300x224.jpg" alt="petairebus" width="300" height="224" /><p class="wp-caption-text">Petai Rebus</p></div></p>
<p>4. Cabe untuk sambel</p>
<p>Proses masak sangat simple karena bahan-bahan yang perlu dimasak adalah nasi liwet, yang cukup dikasih garam, penyedap, daun salam, sereh dan irisan bawang daun, dimasak api sedang kurang lebih 30 menit dan 10 menit terakhir mematangkan dengan api kecil.</p>
<p>Pelengkapnya cukup digoreng, ditumis dan direbus, Lalapan Rendeu dan poh-pohan dimamah mentah saja.</p>
<p>Setelah semua selesai siap dihidangkan dan disantap, berikut urutan penyajian sampai ludesnya&#8230; <img src='http://dobelden.blogdetik.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /> </p>
<p><div id="attachment_20" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><img class="size-medium wp-image-20" src="http://dobelden.blogdetik.com/files/2012/01/mayor2-300x224.jpg" alt="mayor2" width="300" height="224" /><p class="wp-caption-text">Nasi Liwet daun pisang siap santap</p></div></p>
<p><div id="attachment_21" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><img class="size-medium wp-image-21" src="http://dobelden.blogdetik.com/files/2012/01/mayor-300x224.jpg" alt="mayor" width="300" height="224" /><p class="wp-caption-text">Seksi icip-icip maknyus</p></div></p>
<p><div id="attachment_22" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><img class="size-medium wp-image-22" src="http://dobelden.blogdetik.com/files/2012/01/mayor4-300x224.jpg" alt="mayor4" width="300" height="224" /><p class="wp-caption-text">Menyantap dan menikmati</p></div></p>
<p><div id="attachment_23" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><img class="size-medium wp-image-23" src="http://dobelden.blogdetik.com/files/2012/01/prepare-9-300x224.jpg" alt="prepare-9" width="300" height="224" /><p class="wp-caption-text">Sudah ludes tak bersisa, kecuali daun pisangnya </p></div></p>
<p>Jadi dengan modal 50 rb plus beras 1 liter, bisa untuk makan berjamaah 6 orang, nikmat mantap dan mengenyangkan, sekaligus menjadi ajang keakraban antar anggota keluarga.</p>
</fieldset>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dobelden.blogdetik.com/2012/01/29/nasi-liwet-cianjur-daun-pisang/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Ayam Pelung Ningrat Asli Cianjur</title>
		<link>http://dobelden.blogdetik.com/2012/01/11/ayam-pelung-ningrat-asli-cianjur/</link>
		<comments>http://dobelden.blogdetik.com/2012/01/11/ayam-pelung-ningrat-asli-cianjur/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 11 Jan 2012 18:16:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dobelden</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Cianjur]]></category>

		<category><![CDATA[Pelung]]></category>

		<category><![CDATA[Pengalaman]]></category>

		<category><![CDATA[Umum]]></category>

		<category><![CDATA[Wisata]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dobelden.blogdetik.com/?p=13</guid>
		<description><![CDATA[Satu lagi produk unggulan Cianjur adalah Ayam pelung, Kekhasan Ayam pelung Cianjur ini tidak hanya tenar di indonesia tapi sudah mencapai luar negeri.
Menurut hikayat, cerita ayam pelung ini berasal dari, cerita tahun 1850 di Desa Bunikasih Kecamatan Warungkondang Cianjur ada  Kiayi dan Petani bernama H. Djarkasih atau Mama Acih menemukan anak ayam  jantan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Satu lagi produk unggulan Cianjur adalah Ayam pelung, Kekhasan Ayam pelung Cianjur ini tidak hanya tenar di indonesia tapi sudah mencapai luar negeri.</p>
<p>Menurut hikayat, cerita ayam pelung ini berasal dari, cerita tahun 1850 di Desa Bunikasih Kecamatan Warungkondang Cianjur ada  Kiayi dan Petani bernama H. Djarkasih atau Mama Acih menemukan anak ayam  jantan di kebunnya.</p>
<p>Anak ayam yang trundul di bawa pulang dan dipelihara.  Pertumbuhan anak ayam tersebut sangat pesat menjadi seekor Ayam Jago  bertubuh besar dan tinggi serta suara kokoknya panjang mengalun dan  berirama. Ayam jantan itu dinamakan Ayam Pelung dan oleh Mama Acih  dikembangkan, dikawinkan dengan ayam betina biasa.</p>
<p>Sekarang Ayam Pelung ini semakin terkenal dan cukup  diminati oleh masyarakat umum, wisatawan nusantara dan mancanegara.  Seorang Putra Kaisar Jepang pernah berkunjung ke Warungkondang untuk  melihat peternakan Ayam Pelung tersebut. Bahkan di Cianjur setiap tahun  diselenggarakan kontes Ayam Pelung yang diikuti pemilik dan pemelihara  ayam pelung se-Jawa-Barat dan DKI Jakarta. Ayam Pelung terbaik yang  menjadi juara kontes bisa mencapai harga jutaan rupiah.</p>
<p>Pasaran penjualan Ayam Pelung pun terbilang sangat bagus dan mempunyai prospek yang cerah kedepannya, dengan harga Rp. 75.000 sepasang untuk anakan baru netas sampe harga Rp. 800.000 an untuk seekor pejantan dan Rp. 500.000 an ribu.</p>
<p align="justify">
<p><div id="attachment_14" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><img class="size-medium wp-image-14" src="http://dobelden.blogdetik.com/files/2012/01/pelung-ningrat-300x225.jpg" alt="Ayam Pejantan Harga Rp1.000.000" width="300" height="225" /><p class="wp-caption-text">Ayam Pejantan Harga Rp1.000.000</p></div></p>
<p>Nama  ayam pelung berasal dari bahasa sunda <strong><em>Mawelung</em></strong> atau <strong><em>Melung</em></strong> yang artinya  melengkung, karena dalam berkokok menghasilkan bunyi  melengkung juga karena  ayam pelung memiliki leher yang panjang dalam  mengahiri suara / kokokannya  dengan posisi melengkung.</p>
<p align="justify">Ayam  pelung merupakan salah satu jenis ayam lokal  indonesia yang mempunyai  karakteristik khas, yang secara umum ciri ciri  ayam pelumg dapat digambarkan  sebagai berikut :</p>
<ul type="disc">
<li><strong>Badan</strong>: Besar dab kokoh (jauh lebih berat / besar dibanding ayam lokal biasa)</li>
</ul>
<ul type="disc">
<li><strong>Cakar</strong>: Panjang dan  besar, berwarna hitam, hijau, kuning atau putih</li>
</ul>
<ul type="disc">
<li><strong>Pial</strong>: Besar, bulat dan memerah</li>
</ul>
<ul type="disc">
<li><strong>Jengger</strong>: Besar, tebal dan tegak, sebagian miring dan miring, berwarna merah dan berbentuk tunggal</li>
</ul>
<ul type="disc">
<li><strong>Warna bulu</strong>: Tidak memiliki pola khas, tapi  umumnya campuran merah dan hitam ; kuning dan putih ; dan atau        campuran warna hijau mengkilat</li>
</ul>
<ul type="disc">
<li><strong>Suara</strong>: Berkokok berirama, lebih merdu dan lebih panjang dibanding ayam jenis lainnya.</li>
</ul>
<p>Harga ayam pelung menjadi unpredictable saat sudah masuk kedalam dunia kontes, karena Ayam Pelung pemenang kontes harganya bisa berjuta-juta, dan menjadi klangenan sang pemilik.</p>
</fieldset>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dobelden.blogdetik.com/2012/01/11/ayam-pelung-ningrat-asli-cianjur/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Sate Maranggi khas Cianjur</title>
		<link>http://dobelden.blogdetik.com/2011/12/31/sate-maranggi-khas-cianjur/</link>
		<comments>http://dobelden.blogdetik.com/2011/12/31/sate-maranggi-khas-cianjur/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 31 Dec 2011 21:34:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dobelden</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Cianjur]]></category>

		<category><![CDATA[Kuliner]]></category>

		<category><![CDATA[Pengalaman]]></category>

		<category><![CDATA[Umum]]></category>

		<category><![CDATA[Wisata]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dobelden.blogdetik.com/?p=9</guid>
		<description><![CDATA[maranggi warujajar
Sebenarnya cianjur itu kaya akan khasanah kuliner bercitarasa Lokal namun sangat menggoda selera, sayangnya publikasi yang belum gencar membuat orang belum begitu mengenal berbagai jenis kuliner khas Cianjur.
si akang pembakar sate dan ulen/jadah
Salah satu yang khas cianjur adalah Sate Maranggi, dan salahsatu yang terkenal dan sudah banyak pelanggan setianya adalah Sate Maranggi Warujajar yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center"><img class="aligncenter size-medium wp-image-10" src="http://dobelden.blogdetik.com/files/2011/12/maranggi2-300x225.jpg" alt="maranggi2" width="300" height="225" /><em>maranggi warujajar</em></p>
<p>Sebenarnya cianjur itu kaya akan khasanah kuliner bercitarasa Lokal namun sangat menggoda selera, sayangnya publikasi yang belum gencar membuat orang belum begitu mengenal berbagai jenis kuliner khas Cianjur.</p>
<p style="text-align: center"><img class="aligncenter size-medium wp-image-11" src="http://dobelden.blogdetik.com/files/2011/12/maranggi3-300x225.jpg" alt="maranggi3" width="300" height="225" /><em>si akang pembakar sate dan ulen/jadah</em></p>
<p>Salah satu yang khas cianjur adalah Sate Maranggi, dan salahsatu yang terkenal dan sudah banyak pelanggan setianya adalah Sate Maranggi Warujajar yang beralamat di Jl. KH. Hasyim Ashari Cianjur, dipeta bisa dilihat di <a href="https://foursquare.com/v/sate-maranggi-warujajar-cianjur/4c270c48136d20a1196fe661">sini</a>, atau bila dari arah bandung, ambil jalan yang belok kiri di daerah bekas terminal lama sebelum Rel Kereta Api belok kanan, 50 meteran sebelah kiri jalan, sejajar dengan penjual Bakso.</p>
<p>Sebenarnya selain itu ada juga yang di Jln. Raya Cipanas deket Pertigaan Cipendawa sebelum turunan menjelang Simpang Raya bila dari arah cianjur, disanapun Sate Maranggi tidak kalah enaknya.</p>
<p>Bumbu Sate Maranggi sendiri sangat sederhana, hanya menggunakan bumbu bacem pada sate daging sapinya, sehingga saat dibakar bumbu sudah meresap dan dagingnya pun empuk nikmat.</p>
<p style="text-align: center"><img class="aligncenter size-medium wp-image-12" src="http://dobelden.blogdetik.com/files/2011/12/maranggi1-300x225.jpg" alt="maranggi1" width="300" height="225" /><em>Koleksi Sate siap bakar</em></p>
<p>Soal harga? jangan khawatir amat sangat sesuai dengan kantonglah, satu tusuk sate tanpa lemak Rp.1500 dan sate dengan lemak Rp.1200 pertusuknya, nah khas nya dari sate maranggi adalah Sambalnya yg menggunakan sambal Onom ( tempe gembos ) yang sangat nikmat, jadi bila kita menikmati 1 porsi sate ( 4 tusuk + nasi / ulen bakar ) cukup merogoh kocek 7000-an saja, Murah bukan?</p>
<p>Murah, nikmat dan mengenyangkan tentunya, jadi sempatkan liburan ke Cianjur ( Cianjur tidak hanya Puncak ) dan mampirlah ke warung sate maranggi.</p>
</fieldset>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dobelden.blogdetik.com/2011/12/31/sate-maranggi-khas-cianjur/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Ongol-Ongol dan Ciwang Camilan Jadul Khas Cianjur</title>
		<link>http://dobelden.blogdetik.com/2011/12/26/ongol-ongol-dan-ciwang-camilan-jadul-khas-cianjur/</link>
		<comments>http://dobelden.blogdetik.com/2011/12/26/ongol-ongol-dan-ciwang-camilan-jadul-khas-cianjur/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 26 Dec 2011 17:24:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dobelden</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Cianjur]]></category>

		<category><![CDATA[Kuliner]]></category>

		<category><![CDATA[Pengalaman]]></category>

		<category><![CDATA[Umum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dobelden.blogdetik.com/?p=6</guid>
		<description><![CDATA[Kapankah terakhir kita menikmati makanan dan camilan jadul? saking lamanya kita sampai lupa rasa dan nama makanan jadul yang pernah kita rasakan semasa kecil.
Nah untuk urusan Camilan Jadul yang setelah bertahun lamanya tidak saya temui adalah Ongol-ongol dan Ciwang.
Kedua camilan tersebut bisa saya cicipi kembali ketika menghadiri yasinan rutinan di rumah Nenek.
Yaps ongol-ongol dan ciwang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kapankah terakhir kita menikmati makanan dan camilan jadul? saking lamanya kita sampai lupa rasa dan nama makanan jadul yang pernah kita rasakan semasa kecil.</p>
<p>Nah untuk urusan Camilan Jadul yang setelah bertahun lamanya tidak saya temui adalah Ongol-ongol dan Ciwang.</p>
<p>Kedua camilan tersebut bisa saya cicipi kembali ketika menghadiri yasinan rutinan di rumah Nenek.</p>
<p>Yaps ongol-ongol dan ciwang ini camilan sederhana tapi sarat makna dan terkesan &#8220;jadul&#8221;.</p>
<p>Tampilan Ongol-ongol itu berwarna kecoklatan dengan taburan parutan kelapa mengelilinginya, bahkan ongol-ongol itu mempunyai nama lain yaitu : kuweh eyog ( bhs indonesia : kue bergoyang ) karena kalau disentuh dan digerak-gerakkan seolah-olah bergetar dan goyang kiri-kanan <img src='http://dobelden.blogdetik.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: center"><img class="aligncenter size-medium wp-image-7" src="http://dobelden.blogdetik.com/files/2011/12/ongol2-300x225.jpg" alt="ongol2" width="300" height="225" /><em><strong>ongol-ongol</strong></em></p>
<p>Kalau tampilan dari Ciwang adalah putih karena tanpa campuran pewarna sama sekali, dan ciri khasnya diatasnya ditaburi Goreng bawang merah.</p>
<p style="text-align: center"><img class="aligncenter size-medium wp-image-8" src="http://dobelden.blogdetik.com/files/2011/12/ciwang-300x225.jpg" alt="ciwang" width="300" height="225" /><em><strong>Ciwang</strong></em></p>
<p>Perbedaan dari kedua jenis makanan itu adalah :</p>
<p>- Ongol-ongol terbuat dari Tepung Sagu Aren yang dimasak dengan menggunakan gula aren dan rasanya manis dengan aroma khas yang mengundang selera.</p>
<p>- Ciwang terbuat dari Tepung Tapioka ( Singkong ) dan cukup dikasih garam saja saat dimasak dan setelah jadi ditaburi bawang goreng diatasnya.. hmm yummy.</p>
<p>Saat ini semakin sulit menemukan camilan-camilan tradisional di warung-warung karena kalah serangan oleh snack-snack berpengawet dan pemanis buatan dengan harga murah dan rasa yang wah, padahal dari segi kesehatan sangat dianjurkan untuk dijauhi.</p>
</fieldset>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dobelden.blogdetik.com/2011/12/26/ongol-ongol-dan-ciwang-camilan-jadul-khas-cianjur/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
	</channel>
</rss>
