Pengalaman saya selama 7 tahunan sebagai blogger lumayan bikin saya kenyang dengan acara kopdar dan gathering blogger. Dulu sebelum banyak komunitas blogger-blogger regional terkadang saya gathering dengan blogger secara personal. Setelah semakin banyak dan hampir di semua kota punya komunitas blog, mereka sering mengadakan gathering, tentu saja saya juga gak mau ketinggalan, beberapa event yang pernah saya ikuti diantaranya : Kegiatan Blogger Bekisar CahAndong Yogyakarta, Acara Bebersih Bandung Komunitas Batagor Bandung, terus Blogger Serayu (Komunitas Blogger Wonosobo), S.O.L.O ( Sharing Offline lan Online ) Komunitas Bengawan Solo, Amprokan Blogger Bekasi, dan banyak lagi. Tapi walau kenyang tadi, saya termasuk “rakus” dalam urusan Kopdar gini, soalnya walau eventnya sama [yaitu kopdar/gathering] agendanya juga beberapa punya benang merah sama [yaitu kumpul-kumpul. talkshow atau seminar, jalan-jalan dan bagi2 hadiah] tapi ditiap komunitas pasti punya keunikan sendiri-sendiri yang membuat saya gak pernah bosan dan selalu pengen terus nambah pengalaman kopdar saya.
Dalam pengalaman “ngopdar” kesana-kemari tersebut hampir semua acaranya seru dan menarik, tapi selalu ada satu kejadian yang menggelitik saya, yaitu “Penyakit” [tanda petik lho ini] para blogger. Lhoh apa itu?
Hmm.. begini, sebagai salah satu dari bagian komunitas yang aktif nulis dan berinteraksi di dunia maya tentu kita ga bisa lepas dari yang namanya internet, lebih khususnya blog, jejaring sosial, microblogging dan lain-lain. Fasilitas penunjang yaitu gadget seperti Laptop, HP, Smartphone dan media dokumentasi [kamera] membuat kita ga bisa lepas darinya. Masalahnya adalah kita yang keseharian udah berkutat dengan semua benda tersebut dan mengambil manfaatnya untuk menulis, berkomunikasi, berbagi, tapi kebiasaan “online” seperti itu tetap terbawa ketika kita sedang bertemu “offline”.
Kenapa Hal itu sangat menggelitik saya??
Pasti ada yang pernah mendengar istilah “Internet itu menjauhkan yang dekat dan mendekatkan yang jauh“. tanpa saya jelaskan pasti udah pada paham dengan kalimat tersebut. Sebenarnya saya termasuk orang yang pengen ketika dalam tatap muka offline kita bisa mengoptimalkan waktu ngumpul kita dengan saling mengakrabkan diri satu sama lain. Bukan berarti kita ga boleh pegang gadget-gadget kita, sah-sah aja kok apalagi di berbagai event ada salah satu agendanya adalah kontes liveblogging atau livetweet, tapi gak mungkin blogging ato ngtweet terus sepanjang acara kan?
Ini yang saya rasakan terlebih ketika membandingkan “era” blogger dulu dimana belom ada facebook dan twitter, ketika kita ngopdar walau mungkin hanya beberapa orang saja tapi bener-bener meninggalkan kesan yang mendalam. Walaupun sekedar ngopi dan ngobrol bareng, tapi justru disitu kita mendapat keakraban yang lebih, dan benar-benar memanfaatkan waktu bahwa inilah kesempatan tatap muka kita karena selama ini hanya bertatap maya. Benar-benar MENDEKATKAN YANG JAUH.
“Era” blogger sekarang yang udah di”manja”kan dengan kemajuan IT dimana orang udah sibuk facebook, twitter, BBM dan lain-lain. Seolah-olah aktifitas yang lain menjadi kurang menarik. Ketika ada event gathering orang yang nggak bisa melepaskan “ketergantungannya” membuat dia gak optimal ketika mendengarkan paparan pemateri, berinteraksi langsung atau partisipasi dalam kegiatan-kegiatan lain. Dan orang seperti ini adalah penggambaran dari “MENJAUHKAN YANG DEKAT”.
Jujur aja, dalam diri kita hampir semua punya “penyakit” seperti itu kan? termasuk saya sendiri hehe, cuman kadarnya beda-beda. Selama itu masih dalam taraf wajar ga masalah, saya sendiri juga sering livetweet kok, jadi buzzerpun no problem, tapi kalau udah yang parah saya kok merasa kasian ya, apa mereka benar-benar “menikmati” acaranya? apa dengan ambisi menang kontes livetweet misalnya, membuat kita jadi pasif dalam event itu sendiri? dengan tetep ber”online” ria ketika sedang offline, coba dimanage lah. Nah seandainya saya dapat kesempatan ke BN2012 nih, saya akan mencari orang yang lepas dari “penyakit” itu. Yaitu peserta yang khusyuk mendengarkan pembicara, yang aktif dalam setiap kegiatan, yang akrab dengan peserta lain, baik itu yang udah lama atau baru dikenalnya, dan yang bisa membaur dengan siapa aja dalam segala kegiatan.
Kalau saya ketemu peserta tersebut[dan saya berharap benar-benar ketemu ] saya akan mengapresiasi dia dengan sesuatu yang istimewa. Apa itu? RAHASIA hihi, yang jelas hadiah ini menurut saya sangat istimewa, pasti bermanfaat dan eksklusif [jujur saya sendiri pengen memilikinya], tapi bukankah sunnah Nabi kalau kita bisa memberi apa yang kita cintai? dan ini sebagai bukti betapa saya appreciate banget buat orang itu.
Bisa ditebak, kalau dalam acara tersebut saya “sibuk sendiri” dengan mencari-cari “target” saya, pasti saya juga menjadi salah satu peserta yang ber”penyakit” tadi dong? ga fokus dalam ikut serta, makanya mungkin nanti saya akan minta bantuan panitia buat “curi-curi pandang” siapa “Permata diantara Pasir itu” hehe.
Kenapa dia saya anggap permata? Begini, saya aktif mengikuti event kesana-kemari dari masa ke masa dan sudah paham kita perkembangannya, ada salah satu yang saya simpulkan adalah terkadang adanya pengkotak-kotakkan peserta. Dan itu terjadi secara natural aja, accidental, bukan diatur oleh panitia atau peserta itu sendiri. Contoh gini, peserta yang sama-sama interest di grafis biasanya mereka ngumpul hanya sesama pecinta grafis, yang pada pake kamera bagus-bagus mereka ngumpul sendiri, yang paling umum sih yang latar belakangnya dari komunitas yang sama dan contoh lainnya. SALAH? sama sekali TIDAK, manusiawi kok, makanya saya bilang Pengkotakan itu akhirny terjadi secara “natural” aja. Makanya seandainya saya menemukan peserta yang “Luar Biasa” tadi, saya anggep dia istimewa. Dia pasti punya semangat membaur, semangat bersatu, semangat berperan aktif dan benar-benar berniat mengambil manfaat sebanyak-banyaknya dari event ini.
lhah kalau seandainya ga ada peserta yang kayak gitu gimana? [moga aja enggak sih]. Ya terpaksa hadiah ini buat saya sendiri [*gubrak*], sah dong, thoh yang saya cari ga ada dan sayapun pengen punya ini barang, saya juga punya niat seperti “peserta tadi” hehe. makanya disini saya akan minta bantuan panitia biar objektif, dan biar ga “balik gondok” [istilah jawa], yaitu barang yang dikasih diminta lagi sama yang punya *kok saya jadi ga sabar ya pengen ketemu orang tersebut* eh kalo peserta yang dimaksud lebih dari satu gimana? padahal hadiah kan cuma satu? Nanti akan kita pilih yang the best..
Oh ya, dalam berbagai kegiatan beberapa kali saya mengalami “kevakuman” agenda. Memang di dunia ini ga ada yang sempurna, termasuk ketika kita sudah menyusun program sedemikian rupa, tapi ketika pada saat acara ga sesuai dengan yang diprediksikan. entah itu molor, peserta ga tertib, tiba-tiba listrik mati, miss communication, dan lain-lain yang biasanya sedikit menjadi kendala jalannnya acara. terlebih yang berkaitan dengan waktu dan biasanya kalo kejadian seperti ini panitia stress, peserta boring [beberapa kali lho saya ngalami].
Dan seandainya hal itu terjadi ketika BN2012 gimana? Tiba-tiba saya punya ide gila, yaitu mau jadi relawan, Relawan apa? perasaan ga ada yang butuh bantuan hehe, saya mau jadi RELAWAN GAME. Ketika ada jeda, kevakuman ato misal ada kejenuhan dan capek, pasti kita semua butuh penyegaran, ga efektif kalau cuman dengan minum air dingin, perlu refreshing dengan bermain. Game seperti apa? ada dehhh, yang jelas ini *lagi-lagi* perlu koordinasi dengan panitia BN2012 , ga ribet kok yang jelas pasti asik.
Itulah tadi beberapa keinginan saya seandainya saya dapat kesempatan Tiket Gratis dari BLOGdetik, semoga aja kesampaian. Selama ini kan saya HANYA mengikuti event-event yang terjangkau jarak dan waktu sesuai kondisi saya, masih seputaran pulau Jawa.
Sudah sejak lama sebenarnya saya pengen “melanglang buana” kopdar keluar pulau jawa, tapi selalu saja ada kendala termasuk ketika ada event Blogger Nusantara 2011 saya tidak bisa turut serta karena situasi dan kondisi saat itu tidak memungkinkan untuk hadir. Padahal semangat itu selalu menyala, apalagi beberapa hari yang lalu saya mendapat sms dari teman saya Mas Nanang, dedengkot pendekartidar [Komunitas Blogger Magelang] yang notebene sering jadi partner saya dalam mengikuti gathering-gathering tadi, beliau bertanya begini “ada niat ikut BN2012 ga?” terus terang saya langsung GR, kayaknya ada yang niat mau “ngebosi” nih hehe, dan saya jawab dengan jujur kalau niat selalu ada, dari tahun kemarin juga. Apalagi undangan dari panitia BN2012 ke Komunitas saya [Pendekar Tidar] juga sampai di email saya. Tapi ga tahu apakah pada hari H situasi cukup “kondusif” buat saya untuk berangkat. Dan kata beliau lagi nyariin tiket-tiket murah, dan sejak itu belum ada kabar lagi..
Harapan itu muncul lagi ketika ada kontes dari BLOGdetik ini. Sekarang sejak 2thn ini di Cianjur, saya sedang menggiatkan kembali program memasyarakatkan blog dikota kelahiran saya ini terutama dikalangan pelajar dan memperkenalkan platform BLOGdetik [karena lebih userfriendly dan fasilitasnya memudahkan kita buat interaksi dengan blogger yang lain]. Cianjur baik sebagai sebuah sebuah kota kabupaten maupun bloggernya belum begitu terdengar gaungnya, akan saya angkat sedikit demi sedikit biar terkenal dan berjaya seperti kota-kota lain termasuk seperti kota Makassar. Dengan event BN2012 adalah kesempatan saya mengenalkan Cianjur se NUSANTARA. Apalagi langsung dari INDONESIA TIMUR!! Yey… Hope that dream comes true.












maranggi warujajar
si akang pembakar sate dan ulen/jadah
Koleksi Sate siap bakar
ongol-ongol
Ciwang